Pusat Belajar Bahasa Arab - Ilmu Alat : Sharaf (Bab Pembagian Isim Berdasarkan Sturktur Penyusunannya)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Al-Azhariy


Materi & Soal - Nahwu, Sharaf, I'rab & TOAFL Tes Seleksi Timur Tengah


BAB 13 : PEMBAGIAN ISIM BERDASARKAN STRUKTUR PENYUSUNANNYA
(أقسام الاسم من حيث الجمود الاشتقاق)

13.1. PENGERTIAN ISIM JAMID & MUSYTAQ (تعريف الاسم الجامد والمشتق)
                Isim Jamid adalah Isim yang bukan berasal dari proses pembentukan suatu kata (proses derivasi atau yang dikenal dalam bahasa Arab dengan Tashrif). Contoh: (رَجُلٌ) (نَهْرٌ) (شَجَرَةٌ). Beberapa contoh tersebut merupkan kata yang tidak mengalami perubahan bentuk dari kata tertentu.
Isim Musytaqadalah Isim yang berasal dari proses pembentukan suatu kata menjadi kata yang baru. Contoh: (كَاتِبٌ) kata ini berasal dari kata (كَتَبَ) & (ضَعِيْفٌ) kata tersebut berasal dari kata (ضَعُفَ).

13.2. PEMBAGIAN ISIM JAMID (أقسام الاسم الجامد)
A.     Isim Jamid Zat (اسم الذات)  atau Isim Jenis (اسم الجنس),yaitu Isim yang tidak diambil dari bentuk lafaznya itu akan kalimat Fi’il (kata kerja) dengan maknanya. Contoh: (رَجُلٌ), (غُصْنٌ), (نَهْرٌ), maka ketiga kalimat ini adalah Isim Jamid Zat karena tidak bisa dijadikan kalimat Fi’il (kata kerja). Berbeda dengan (حَمْدًا), maka ia bukan Isim Jamid Zat karena bisa dijadikan kalimat Fi’il. contoh: (حَمِدْتُ - يَحْمَدُ - اِحْمَدْ).
B.    Isim Jamid Makna (اسم المعنى) atau Mashdar (المصدر), yaitu kalimat yang menunjukkan atas suatu ma’na yang tidak berkaitan dengan waktu, dan bisa dijadikan kalimat Fi’il (kata kerja). Yang termasuk Isim Ma’na diantaranya:
1.     Mashdar adalah Isim yang menunjukkan makna suatu perbuatan atau peristiwa tapi diikuti oleh waktu. Dalam bahasa Arab Mashdar mempunyai beberapa pola atau Wazan:
                                          i.    Fi’il Tsulatsi (Fi’il yang terdiri dari tiga huruf). Wazan Mashdar Fi’il tsulasi bermacam-macam. Hal ini dapat kita ketahui dengan Sima’i, yakni mengikuti orang Arab atau merujuk kepada kitab-kitab berbahasa Arab. Diantara Wazan-Wazan itu antara lain:
a.     (فَعْلٌ: نَصْر – فَتْح – نَقْل)
b.     (فِعْلٌ: عِلْم – حِرْص – حِفْظ)
c.     (فَعَلَةٌ: صَدَقَة – حَسَنَة)
d.     (فِعَالٌ: ذِهَاب – قِيَام - صِيَام)
e.     (فِعَالَةٌ: كِتَابَة – خِيَانَة – قِرَاءَة)
f.     (فُعَالٌ: بُكَاء – سُعَال - زُكَام)
g.     (فُعُوْلٌ: جُلُوْس – قُعُوْد – دُخُوْل)
h.     (فُعُوْلَة: سُهُوْلَة – صُعُوْب)
i.      (فَعَلَان: غَلَيَان – طَوَافَان)
j.      (فَعْلَة: صَفْرَة – خَضْرَة)
k.     (فَعَل: فَرَح – شَبَع -  طَرَب)
                                         ii.    Fi’il Ruba’i (Fi’il yang terdiri dari empat huruf). Wazan Mashdar Fi’il Ruba’i di-Qiyas-kan sesuai dengan Wazan-Wazan Fi’il Ruba’i, yaitu:
a.     Wazan (إِفْعَالٌ) untuk Fi’il (أَفْعَلَ - يُفْعِلُ).Contoh: (إسْلاَمٌ – إِكْرَام - إِدْخَال).
b.     Wazan (تَفْعِيْلٌ) atau (تَفْعِيْلَةٌ) untuk Fi’il (فَعَّلَ - يُفَعِّلُ).Contoh: (تَعْلِيْم – تَدْرِيْب – تَرْبِيَّةٌ - تَزْكِيَّة).
c.     Wazan (مُفَاعَلَةٌ) atau (فِعَالٌ) untuk Fi’il (أَفْعَلَ - يُفْعِلُ).Contoh: (مُطَالَعَة – مُكَاشَفَة - قِتَال - حِسَاب).
d.     Wazan (فِعْلاَل) atau (فَعْلَلَة) untuk Fi’il (فَعْلَلَ - يُفَعْلِلُ).Contoh: (زِلْزَال – زَلْزَلَة – دِحْرَاج - قَلْقَلَة).
                                        iii.    Fi’il Khumasi dan Sudasi. Wazan Fi’il Khumasi dan Sudasi sifatnya Qiyasiyah. Apabila diawali oleh Hamzah Washal, maka Mashdarnya adalah mengikuti Wazan Fi’il Madhi-nya dan meng-kasrah-kan huruf ketiganya serta menambahkan alif sebelum huruf terakhir. Contoh:
a.     Wazan (إِفْتِعَالٌ) untuk Fi’il (اِفْتَعَلَ - يَفْتَعِلُ).Contoh: (اِجْتِمَاعٌ – اِجْتِهَاد - اِتِّصَال).
b.     Wazan (إِسْتِفْعَالٌ) untuk Fi’il (اِسْتَفْعَلَ - يَسْتَفْعِلُ). Contoh: (إِسْتِغْفَارٌ – اسْتِخَرَاج - اسْتِمْتَاع).
c.     Wazan (تَفَعُّلٌ) untuk Fi’il (تَفَعَّلَ - يَتَفَعَّلُ).Contoh: (تَقَرُّبٌ – تَكَلُّم - تَلَفُّظ).
d.     Wazan (تَفَاعُل) untuk Fi’il (تَفَاعَلَ - يَتَفَاعَلُ).Contoh: (تَبَاعُد – تَعَاوُن - تَسَامُح).
2.     Isim Zaman Jamidah. Contoh: (حِيْنَ –  قَبْلَ  – بَعْدَ).
3.     Isim Makan Jamidah. Contoh: (خَلْفَ –  أَمَامَ - وَسْطَ).
4.    Isim ‘Adad. Contoh: (ثَلَاثَةٌ –  اثْنَانِ – مِائَةٌ).

13.3. PEMBAGIAN ISIM MUSYTAQ (أقسام الاسم المشتق)
A.     Isim Fa’il (اسم الفاعل)
1.     Isim Fa’il (اسم الفاعل) adalah Isim yang menujukkan pelaku dari suatu perbuatan atau sesuatu yang menyebabkan suatu peristiwa. Perlu diketahui bahwa Isim Fa’il dan Fa’il itu berbeda. Isim Fa’il adalah bentuk kata dan masuk dalam pembahasan ilmu sharaf, sedangkan Fa’il adalah kedudukan kata dalam kalimat dan masuk dalam pembahasan ilmu nahwu. Wazan Isim Fa’il dari Fi’il Tsulatsi Mujarrad adalah (فَاعِلٌ). Contoh: (نَامَ الرَجُلُ فَهُوَ نَائِمٌ). Sedangkan Wazan Isim Fa’il selain Tsulatsi Mujarrad adalah mengikuti Wazan Fi’il Mudhari’ Mabni Ma’lum dengan mengganti huruf mudhara’ah-nya menjadi Mim berharakat dhammah dan di-kasrah-kan huruf kedua terakhir. Contoh: (مُكْرِمٌ – مُحَسِّنٌ - مُسْتَغْفِرٌ). Ketiga Isim Fa’il di atas diambil dari Fi’il Mudhari’ berikut: (يُكْرِمُ – يُحَسِّنُ - يَسْتَغْفِرُ).
2.     Shighah Mubalaghah (اسم الصفة المبالغة) adalah Isim yang menunjukkan arti Isim Fa’il yang mengandung arti lebih atau sangat. Maka kata jika (عَالِمٌ) diartikan orang yang pintar, maka kata (عَلاَّمٌ) diartikan yang sangat pintar atau orang yang banyak pengetahuannya. Wazan-Wazan Shighah Mubalaghah antara lain:
                                          i.    Wazan (فَعَّالٌ: عَلاَّمٌ - فَتَّاح)
                                         ii.    Wazan (فَعُوْلٌ: صَبُوْرٌ - شَكُوْر)
                                        iii.    Wazan (فَعِيْلٌ:  عَلِيْم – سَمِيْع)
                                        iv.    Wazan (مِفْعَال: مِقْدَام – مِعْطَار)
                                         v.    Wazan (فَعِل: حَذِر - فَطِن)
                                        vi.    Wazan (فِعِّيْلٌ:صِدِّيْقٌ - سِكَّيْر)
                                       vii.    Wazan (فُعَّال: كُبَّار)
                                      viii.    Wazan (فَاعُوْلٌ: فَارُوْق)
B.    Isim Maf’ul (اسم المفعول), yaitu Isim yang menunjukkan arti sesuatu yang dijatuhi atau dikenai suatu pekerjaan atau perbuatan. Ada juga yang mendefinisikan, Isim Maf’ul adalah Isim yang diambil dari Fi’il Majhul untuk menunjukkan kepada sesuatu yang menimpa kepadanya perbuatan. Perlu diingat bahwa Isim Maf’ul dan maf’ul itu berbeda. Isim Maf’ul adalah bentuk suatu kata, sedangkan Maf’ul adalah kedudukan kata dalam kalimat. Contoh: (سُمِعَ الأَذَانُ فَالأَذَانُ مَسْمُوْعٌ).[1]Kata (مَسْمُوْعٌ)  diambil dari kalimat Fi’il Madhi Majhul, yakni kata (سُمِعَ).
1.     Wazan Isim Maf’ul dari Fi’il Tsulatsi Mujarrad adalah (مَفْعُوْلٌ).Contoh: (مَضْرُوْبٌ – مَفْتُوْحٌ - مَقَالٌ).
2.     Wazan Isim Maf’ul dari Fi’il selain Tsulatsi Mujarrad adalah mengikuti Wazan Fi’il Mudhari’ Mabni Ma’lum dengan mengganti huruf mudhara’ahnya menjadi mim berharakat dhammah dan di-fathah-kan huruf kedua terakhir. Contoh: (مُكَرَّمٌ – مُضَافٌ - مُسْتَغْفَرٌ)
C.     Isim Syifat Musyabbahah (اسم الصفة المشبهة). Syifat Musyabbahah dengan Isim Fa’il suatu Isim Musytaq yang hanya terbentuk dari Fi’il Tsulasi Lazim. Ia adalah suatu sifat yag menunjukkan kepada orang yang meresap kokoh di dirinya perbuatan. Bentuk-bentuk Wazan Syifat Musyabbahah:
1.     Wazan (فعِلَ). Isim Musyabbahah dari Fi’il dengan pola (فعِلَ) adalah:
                                          i.    (فعِلٌ: طَرِب - سَلِس)
                                         ii.    (أفعَل: أَحْمَر- أَكْحَل)
                                        iii.    (فَعْلان: سَلْمَان - عَطْشَان)
2.     Wazan (فعُل). Isim Musyabbahah dari Fi’il dengan pola (فعُل) adalah:
                                          i.    (فعيل: كَثِيرٌ - نَظِيْف)
                                         ii.    (فَعْل: سَهْل - ضَخْم)
                                        iii.    (فُعال: فُرَات - شُجَاع)
                                        iv.    (فَعال: جَبَان - حَصَان)
                                         v.    (فَعَل: حَسَن - بَطَل)
                                        vi.    (فُعْل: حُلْو - صُلْب)
3.     Wazan (فَعَل). Isim Musyabbahah dari Fi’il dengan pola (فَعَل) adalah:
                                          i.    (طَيِّبٌ)
                                         ii.    (شِيْقٌ)
                                        iii.    (أَشْيَب)
D.    Isim Tafdhil (اسم التفضيل), yaitu Isim yang dibentuk dari Wazan (أَفْعَلُ) yang berfungsi untuk menunjukkan makna lebih dari yang lain. Contoh: (أَكْبَرُ - أَفْضَلُ  - أَعْلَى).
E.     Isim Zaman (اسم الزمان), yaitu Isim Musytaq yang menunjukkan waktu terjadinya suatu perbuatan.
1.     Wazan Isim Zaman untuk Fi’il Tsulatsi Mujarrad adalah (مَفْعَل) dan (مَفْعِل). Contoh: (مَفْعَل: مَلْعَب – مَكْتَب - مَصْنَع) (مَفْعِل: مَغْرِب – مَسْجِد - مَجْلِس).
2.     Wazan Isim Zaman dari Fi’il selain Tsulasi Mujarrad adalah sama seperti Wazan Isim Maf’ul-nya,yakni dengan mengganti huruf Mudhara’ah-nya menjadi Mim berharakat dhammah dan di-Fathah-kan huruf kedua terakhir. Contoh: (مُكَرَّمٌ – مُضَافٌ - مُسْتَغْفَرٌ).
F.     Isim Makan (اسم المكان) adalah Isim Musytaq yang menunjukkan tempat terjadinya suatu perbuatan.
1.     Wazan Isim Makan untuk Fi’il Tsulatsi Mujarrad adalah (مَفْعَل) dan (مَفْعِل). Contoh: (مَفْعَل: مَلْعَب – مَكْتَب - مَصْنَع) (مَفْعِل: مَغْرِب – مَسْجِد - مَجْلِس).
2.     Wazan Isim Makan dari Fi’il selain Tsulatsi Mujarrad adalah sama seperti Wazan Isim Maf’ul-nya, yakni dengan mengganti huruf mudhara’ah-nya menjadi mim berharakat dhammah dan di-fathah-kan huruf kedua terakhir. Contoh: (مُكَرَّمٌ – مُضَافٌ - مُسْتَغْفَرٌ).
G.    Isim Alat (اسم الآلة). Isim alat adalah Isim Musytaq yang berfungsi untuk menunjukkan makna alat atau perkakas yang digunakan dalam suatu peristiwa. Wazan-Wazan Isim alat:
1.     Wazan (مِفعَل: مِبْرَد – مِجْهَر - مِثْقَب).
2.     Wazan (مِفعَال: مِفْتَاح – مِحْرَاث - مِيْزَان).
3.     Wazan (مِفعَلَة: مِكْنَسَة – مِكْوَاة - مِلْعَقَة).


[1] Telah terdengar adzan, maka adzan itu terdengar.



PEMBAHASAN ILMU SHARAF TERLENGKAP : klik disini


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab


The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)

########## 
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi  Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########