Shalat Jamaah (Bagian 6) : Menggapai Pahala Berjamaah


BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Hestya 

F. Menggapai Pahala Berjamaah

Pahala yang lebih sempurna akan didapat oleh orang yang mengikuti shalat bersama imam dari awal hingga akhirnya. Karena, mendapatkan takbiratul ihram bersama imam adalah satu keutamaan berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dari Anas, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, “Siapa saja yang melakukan shalat selama empat puluh hari secara berjamaah dan mendapatkan takbiratul ihram, maka akan dicatat untuknya dua jaminan keselamatan; keselamatan dari api neraka dan jaminan dari kemunafikan.” Hadis muntaqhi’ (terputus). Para ulama hadis berkata, “Akan tetapi, hadis ini termasuk hadis yang menyebutkan keutamaan maka bisa ditoleransi.”
Diriwayatkan pula, “Setiap sesuatu itu ada filternya, sedangfilter shalat adalah takbir pertama. Maka, jagalah selalu.” HR. Al-Bazzar dari hadis Abu Hurairah dan Abu Darda’ secara marfu’.
Hadits lainnya juga, “Imam itu diangkat untuk diikuti. Maka jika ia rukuk ikutlah rukuk bersamanya. Dan jika ia sujud, maka ikutlah sujud bersamanya.” (Mughnil Muhtaj jilid 1 halaman 231)
Adapun pendapat yang benar menurut Syafi'iyyah adalah seseorang tetap bisa mendapatkan keutamaan shalat berjamaah selama imam belum mengucapkan salam terakhir meski ia tidak ikut duduk bersamanya, yaitu salam imam itu berakhir sesaat setelah ia duduk ataupun ucapan salam dimulai sesaat sebelumnya. Karena, ia sempat mendapatkan satu rukun bersama imam. Akan tetapi, keutamaan yang didapatnya tetap berada di bawah orang yang mengikuti imam sejak awal shalat. Terkecuali halnya, dengan shalat Jumat. Karena, pahala berjamaahnya akan dihitung jika sempat mengikuti imam satu rakaat penuh.
Hambali dan Hanafi (Al-Mughni jilid 2 halaman 540, 546) berpendapat, siapa saja yang sempat bertakbir sebelum imam mengucapkan salam pertama, maka ia mendapatkan pahala berjamaah, meski ia belum sempat duduk bersama imam. Karena, ia sempat mengikuti satu bagian dari shalat imam dan hampir mirip dengan orang yang sempat mengikuti satu rakaat.
Maliki (Asy-Syarhul Kabir jilid 1 halaman 220) berpendapat, untuk mendapatkan keutamaan shalat berjamaah, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits yang dijamin pahalanya sebanyak 25 atau 27 derajat, adalah ketika seseorang sempat mengikuti imam dalam satu rakat penuh, di mana kedua tangannya sempat menyentuh kedua lututnya atau daerah yang dekat dari keduanya sesaat sebelum imam bangkit berdiri, meski ia tidak begitu yakin kecuali setelah imam berdiri. Adapun orang yang tidak sempat mengikuti imam walau satu rakat penuh, maka ia tidak mendapatkan keutamaan shalat berjamaah, meskipun ia diperintahkan untuk tetap mengikuti imam. Namun tidak disangsikan, orang itu tetap diganjar pahala.



PEMBAHASAN LENGKAP
FIKIH 4 MADZHAB & FIKIH AHLI HADIS/ATSAR


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab


The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)


##########
 
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi  Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########