Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Al-Azhariy
BAB 8 : PEMBAGIAN FI’IL BERDASARKAN OBJEKNYA
(أقسام الفعل من حيث حاجته لمفعول به)
8.1. FI’IL LAZIM (الفعل اللازم)
Fi’il Lazim adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek untuk menjadi kalimat sempurna. dalam bahasa indonesia biasa kita kenal dengan kata kerja intransitif. Contoh: (جَلَسَ).
8.2. TANDA-TANDA FI’IL LAZIM (علامات الفعل اللازم)
A. Fi'il yang menunjukan arti sifat. Contoh: (شَجُعَ) (جَبُنَ) (حَسُنَ) (قَبَحَ).
B. Fi'il yang menunjukan arti ukuran. Contoh: (طَالَ) (قَصَرَ).
C. Fi'il yang menunjukan arti kebersihan. Contoh: (طَهُرَ) (نَظُفَ).
D. Fi'il yang menunjukan arti kotor. Contoh: (وَسِخَ) (دَنِسَ) (قَذِرَ).
E. Fi'il yang menunjukan arti keadaan yang tidak Lazim dan bukan termasuk gerakan. Contoh: (مَرِضَ) (كَسِلَ) (نَشِطَ) (فَرِحَ) (حَزِنَ) (شَبِعَ) (عَطِشَ).
F. Fi'il yang menunjukan arti warna. Contoh: (إِحْمَرَّ) (إِسْوَدَّ) (إِخْضَرَّ) (إِبْيَضَّ) (إِصْفَرَّ) (إِزْرَقَّ).
G. Fi'il yang mengikuti Wazan (فَعُلَ). Contoh: (حَسُنَ) (شَجُعَ) (شَرُفَ) (كَرُمَ) (جَمُلَ).
H. Fi'il yang mengikuti Wazan (إنْفَعَلَ). Contoh: (إنْكَسَرَ) (إنْحَطَمَ) (إنْطَلَقَ).
I. Fi'il yang mengikuti Wazan (إفْعَلَّ). Contoh: (إِحْمَرَّ) (إِسْوَدَّ) (إِخْضَرَّ) (إِبْيَضَّ).
8.3. FI’IL MUTA’ADDI (الفعل المتعدي)
Fi’il Muta’addi adalah kata kerja yang membutuhkan objek untuk menjadi kalimat sempurna, dalam Bahasa Indonesia biasa kita kenal dengan kata kerja transitif. Contoh: (قَرَأَ).
8.4. PEMBAGIAN FI’IL MUTA’ADDI (أقسام الفعل المتعدي)
A. Muta'addi dengan sendirinya (مُتَعَدِّي بِنَفْسِهِ), yaitu fi'il muta'addi yang bertemu dengan maf'ul bih (objek) secara langsung (atau tanpa perantara huruf jar). Contoh: (إِشْتَرَى أَحْمَدُ القَلَمَ).
B. Muta'addi dengan perantara huruf jar (مُتَعَدِّي بِغَيْرِهِ), yaitu fi'il muta'addi yang sampai kepada maf'ul bih (objek) dengan perantara huruf jar. Contoh: (ذَهَبْتُ بِــكَ).
8.5. FI’IL MUTA’ADDI YANG MEMBUTUHKAN DUA OBJEK (الفعل المتعدي الذي يحتاج إلى المفعولين)
A. Fi'il yang me-nashab-kan kedua objek (maf'ul bih) yang mana kedua objek tersebut bukanlah mubtada' dan khabar. Contoh: (أعْطَيْتُــكَ كِتَاباً) (سَأَلْتُــهُ فُلُوْساً) (أَلْبَسْتُ الطَالِبَ وِساَعاً) (عَلَّمَ الأسْتَاذُالطُّلاَبَ الأدَبَ).[1]
B. Fi'il yang me-nashab-kan kedua objek (maf'ul bih) yang mana kedua objek tersebut asalnya adalah mubtada' dan khabar, fi'il ini juga dibagi menjadi dua lagi yaitu : Af'alul Qulub dan Af'alut Tahwil (أفْعَالُ القُلُوْبِ وَ أفْعَالُ التَحْوِيْلِ).
1. Af'alul Qulub (أفْعَالُ القُلُوْبِ): dinamakan Af'alul Qulub karena ia menggunakan kata-kata kerja yang mengandung rasa, Af'alul Qulub juga dibagi lagi menjadi dua, yaitu:
i. Af'alul Yaqiin (أفْعَالُ اليَقِيْنِ), yaitu fi'il-fi'il yang menunjukan arti yakin, contohnya yaitu: (إنَّهُمْ يَرَوْنَــهُ بَعِيْداً وَنَرَاهُ قَرِيْباً) (فَإنْ عَلِمْتُمُوْهُـنَّ مُؤْمِنَاتٍ فَلاَ تَرْجِعُوْهُنَّ إلَى الكُفَّار) (وَجَدْتُ الصِدْقَ زِيْنةَ العُقَلاَءِ).[2]
ii. Af'alud Dhzan (أفْعَالُ الظَّنِّ), yaitu fi'il-fi'il yang menunjukan arti perasangka, contohnya yaitu: (ظَنَنْتُــكَ عَلِيّاً) (يَحْسَبُــهُمُ الجَاهِلُ أغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ) (وَجَعَلُوا الْمَلَائِكَةَ الَّذِينَ هُمْ عِبَادُ الرَّحْمَٰنِ إِنَاثًا) (زَعَمَتْــنِي شَيْخاً).[3]
2. Af'alut Tahwil (أفْعَالُ التَحْوِيْلِ), yaitu fi'il yang menunjukan arti "berubah dari sesuatu menjadi sesuatu". Contoh: (صَيَّرْتُ العَدُوَّ صَدِيْقاً) (وَدَّ كَثِيرٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَــكُم مِّن بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّاراً حَسَدًا مِّنْ عِندِ أَنفُسِهِم) (تَخِذْتُــكَ صَدِيْقاً) (واتَّخَذَ اللهُ ابْرَاهِيْمَ خَلِيْلاً).[4]
8.6. FI’IL MUTA’ADDI YANG MEMBUTUHKAN TIGA OBJEK (الفعل المتعدي الذي يحتاج إلى ثلاثة مفاعيل)
Dalam hal ini fi'il-fi'il yang membutuhkan tiga objek ada jumlahnya ada 7, yaitu: (أَعْلَمَ – أَرَى – أَنْبَأَ – خَبَّرَ – أَخْبَرَ – حَدَّثَ).
[1] Saya memberikanmu buku/Saya memintainya uang/Saya memakaikan siswa mendali/Guru mengajarkan para siswa adab.
[2]Sesungguhnya mereka meyakini bahwa adzab itu jauh (artinya tidak akan terjadi), tapi kami yakin itu nyata (dekat)/ Jika Kalian yakin Perempuan-perempuan itu orang yang beriman, maka jangan kembalikan mereka kepada orang-orang kafir/Saya meyakini Kejujuran adalah perhiasan orang-orang yang berakal.
[3] Saya kira kamu Ali/Orang – orang yang bodoh menyangka mereka adalah orang kaya, karena mereka memelihara diri dari meminta- minta/Dan mereka mengira malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan/Dia (perempuan) mengira saya seorang syeikh.
[4] Saya menjadikan musuh menjadi teman/Kebanyakan dari orang-orang keturunan Kitab ingin, kiranya mereka. dapat mengembalikan kamu menjadi kafir sesudah beriman/Saya menjadimu teman/Allah menjadikan Nabi Ibrohim kesayanganNya.
Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab
##########
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########

