Pusat Belajar Bahasa Arab - Ilmu Alat : Nahwu (Bab Ammaa, Laulaa & Laumaa)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Al-Azhariy


Materi & Soal - Nahwu, Sharaf, I'rab & TOAFL Tes Seleksi Timur Tengah


BAB 53 : AMMAA, LAULAA & LAUMAA (أَمَّا ولَوْلَا ولَوْمَا)

53.1. AMMAA (أما)
A.     Huruf Ammaa (أما)adalah huruf yang menunjukkan makna rincian, yang menempati tempatnya adat syarat dan fi’il syarat. Sedangkan lafaz yang terletak setelah (أما) menjadi jawabnya syarat, karena itu harus disertai dengan Fa’. Contoh: (أَمَّا زَيْدٌ فَمُنْطَلِقٌ).[1]Bentuk asalnya (أَمَّايَكُ مِنْ شَيْئٍ فَزَيْدٌ مُنْطَلِقٌ).[2]Lalu Amma menempati tempatnya, maka menjadi (أَمَّا زَيْدٌ فَمُنْطَلِقٌ).
B.    Membuang Fa’ dari jawabnya (أما) dalam kalam apabila tidak men-taqdir-kan membuang lafaz yang dibentuk dari mashdar (قول) itu jarang hukumnya.Contoh: (أَمَّا بَعْدُ مَا بَالُ رِجَالٍ يَشْتَرِ طُوْنَ شُرُوْطًا لَيْسَتْ فِي كِتَابِ اللهِ).[3] Taqdir-nya (أَمَّا بَعْدُ فَمَا بَالُ رِجَالٍ).
C.     Apabila di dalam syair men-taqdir-kan membuang lafaz dari mashdar (قول), maka banyak terjadi.Contoh:
1.     Dalam syair: (فَأَمَّا القِتَالُ لَا قِتَالَ لَدَيْكُمُ # وَلَكِنَّ سَيْرًا فِي عِرَاضِ المَوَاكِبِ).[4]Taqdir-nya (فَأَمَّا القِتَالُ فَلَا قِتَالَ).
2.     Yang men-taqdir membuang lafaz yang dibentuk dari mashdar (قول).Contoh: (فَأَمَّا الَّذِيْنَ اسْوَدَّتْ وُجُوْهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيْمَانِكُمْ).[5]Taqdir-nya (فَيُقَالُ لهَمُ:ْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيْمَانِكُمْ).
D.    Antara Fa’ jawab dan Ammaa harus dipisah dengan satu lafaz yang menjadi bagian dari jawabnya.Adapun lafaz yang memisah adalah:
1.     Mubtada’ (أَمَّا زَيْدٌ فَمُنْطَلِقٌ).
2.     Khabar (أَمَّا مُنْطَلِقٌ فَزَيْدٌ).
3.     Maf’ul Bih (فَأَمَّا اليَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْ).
4.    Zharaf (أَمَّا اليَوْمَ فَزَيْدٌ مُنْطَلِقٌ).
5.     Jar Majrur (أَمَّا فِي المَدْرَسَةِ فَالطُلَّابُ يَتَعَلَّمُوْنَ بِجِدٍّ).
6.     Terdiri dari jumlah syarthiyyah (فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ المُقَرَّبِيْنَ فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةٌ نَعِيْمٍ).

53.2. HURUF LAULAA & LAUMAA (لولا ولوما)
A.     Apabila menunjukkan arti imti’anah, maka khusus masuk pada kalimah isim yang menjadi mubtada’ yang khabar-nya wajib dibuang, karena ditempati oleh jawab. Adapun jawab (لولا ولوما) sama dengan jawabnya (أما), yaitu:
1.     Apabila berupa madhi yang musbat, maka kebanyakan disertai lam ibtida’.Contoh: (لَوْلَا زَيْدٌ لَأَكْمَرْتُكَ) (لَوْمَا زَيْدٌ لَأَكْمَرْتُكَ).[6]
2.     Apabila berupa fi’il madhi yang di-nafi-kan, maka kebanyakan tidak disertai lam ibtida’.Contoh: (لَوْمَا زَيْدٌ/لَوْلَا زَيْدٌ مَاجَاءَ عَمْرُو).[7]
3.     Apabila berupa fi’il mudhari’, maka di-nafi-kan dengan (لم) tanpa disertai Lam.Contoh: (لَوْلَا زَيْدُ لَمْ يَجِئْ عَمْرُو).[8]
B.    Lafaz (زيد) dalam contoh di atas sebagai mubtada’ yang khabar-nya dibuang. Taqdir-nya adalah (لَوْلَا زَيْدٌ مَوْجُوْدٌ).
C.     Apabila jawabnya (أما/لولا) dibuang, serta ada sesuatu yang menunjukkan pembuangannya, maka diperbolehkan dibuang. Contoh: (وَلَوْ لَا فَضْلُ اللهِ وَرَحْمَتُهُ وَأَنَّ اللهَ تَوَّابٌ حَكِيْمٌ).[9] Taqdir-nya (وَلَوْلَا فَضْلُ اللهِ وَرَحْمَتُهُ لَفَضَحَكُمْ وَعَاجَلَكُمْ بِالعُقُوْبَةِ).
D.    Apabila keduanya digunakan menunjukkan makna tadhlil,maka tertentu masuk pada fi’il mudhari’ atau yang di-Ta’wil dengan mudhari’ yang menempati tempatnya amar. Contoh: (لَوْلَا تَسْتَغْفِرُوْنَ اللهَ) (لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا المَلَائِكَةَ) (لَوْمَا تَأْتِيْنَا بِالمَلَائِكَةِ).[10]
E.     Apabila lafaznya berupa fi’il madhi, maka bermakna mustaqbal, inilah yang dikehendaki dengan di-Ta’wil dengan mudhari’. Contoh: (لَوْلَا ضَرَبْتُ زَيْدًا) (لَوْمَا قَتَلْتُ بَكْرًا) (لَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوْا فِي الدِّيْنِ).[11]Makna yang dimaksud adalah (لِيَنْفِرَ).


[1] Adapun Zaid, maka ia orang yang bepergian.
[2] Adapun yang akan terjadi, maka Zaid (tetap) bepergian.
[3] Adapun setelah membaca basmalah, hamdalah, shalawat, salam, apakah gerangan yang terjadi pada orang laki-laki, yaitu mereka menetapkan syarat-syarat yang tidak terdapat dalam Kitabullah.
[4] Adapun mengenai pertempuran, maka sebenarnya tidak ada pertempuran bagi kalian, melainkan hanya berjalan dalam barisan unjuk kekuatan.
[5] Adapun orang-orang yang menjadi hitam mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kalian kafir setelah kalian beriman.”
[6] Seandainya tidak ada Zaid, maka aku benar-benar menghormatimu.
[7] Seandainya tidak ada Zaid, maka Amru tidak datang.
[8] Seandainya tidak ada Zaid, maka Amru tidak datang.
[9] Seandainya tidak ada anugrah dari rahmat Allah (tentunya kalian diazab dengan segera) sesungguhnya Allah Maha memberi taubat dan bijaksana.
[10] Kenapa kalian tidak memohon ampun pada Allah/Kenapa tidak diturunkan malaikat pada kita/Kenapa kamu (Nabi) tidak diturunkan pada kita dengan disertai malaikat.
[11] Mengapa engkau tidak memukul Zaid/Mengapa engkau tidak membunuh Bakar/Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama.


PEMBAHASAN ILMU NAHWU TERLENGKAP : klik disini


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab


The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)

########## 
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi  Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########