Pusat Belajar Bahasa Arab - Ilmu Alat : Nahwu (Bab Isim Ma'rifah yang Disertai Alif Lam)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Hestya


Materi & Soal - Nahwu, Sharaf, I'rab & TOAFL Tes Seleksi Timur Tengah


BAB 10 : ISIM MA’RIFAH YANG DISERTAI ALIF LAM (الاسم المعرفة المعرف بــ "أل")

10.1. PENGERTIAN ALIF LAM (تعريف "ال")
                Para ahli nahwu berselisih pendapat tentang huruf Ta’rif (ال) dalam lafaz (الرجل) dan lainnya.Imam Kholil berpendapat bahwa yang me-ma’rifah-kannya adalah (ال), sedangkan Imam Sibaweh mengatakan bahwa yang me-ma’rifah-kannya adalah (ل). Begtu pula tentang huruf  hamzah yang menyertai (ل). Menurut Imam Kholil adalah hamzah qath’ (hamzah yang bisa berdiri sendiri). Sedangkan menurut Imam Sibaweh hamzah tersebut adalah hamzah wasl yang sengaja didatangkan agar huruf yang disukunkan dapat dibaca.

10.2. MACAM-MACAM ALIF LAM (أنواع "ال")
A.     Alif lam (ال) Ta’rif dibagi menjadi 2, yaitu:
1.     Alif Lam Ahdiyyah (ال العهدية)yaitu al yang berfaidah untuk menjelaskan tentang keadaan yang telah diketahui sebelumnya. Contoh: (كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَي فِرْعَوْنَ رَسُوْلاً فَعَصَ فِرْعَوْنُ الَّرَسُوْلَ). Alif lam lil ‘ahdi dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
                                        i.      Lil ‘ahdi dzihni (ال للعهدي الذهني), yaitu apabila maksud dari lafaz yang kemasukan (ال) sudah diketahui dalam hati. Contoh: (إِذْ هُمَا فى الغَارِ) disini menjelaskan bahwasanya Rasulullah dan Abu Bakar masuk ke dalam gua Tsur.
                                       ii.      Lil ‘ahdi dzikri (ال للعهدي الذكري), yaitu apabila lafaz yang kemasukan alif lam (ال) sudah disebutkan sebelumnya. Contoh: (جَاءَنِى رَجُلٌ فَأَكْرَمْتُ الرَجُلَ)
                                      iii.      Lil ‘ahdi khudhur (ال للعهدي الحضور)yaitu apabila lafaz yang kemasukan alif lam (ال) perkaranya khadir. Seperti di samping kita ad seorang lelaki, kita ucapkan: (أَكْرَمْتُ الرَّجُلَ)
2.     Alif Lam Jinsiyyah (ال الجنسية)dibagi menjadi tiga, yaitu:
                                        i.      Istighraqi Afrad (استغراق الأفراد),yaitu apabila tempatnya alif lam (ال) bisa di tempati lafaz (كل). Contoh: (إِنَّ الإِنْسَانَ لَفِيْ حُسْرٍ)
                                       ii.      Istighraqi Jinsi (استغراق الجنس),yaitu apabila tempatnya alif lam (ال) bisa ditempati lafaz (كل) secara majaz. Contoh: (أَنْتَ الرَّجُلُ عِلْمًا)
                                      iii.      Haqiqah (الحقيقة), yaitu untuk mengisyaratkan pada hakikat suatu perkara yang hadir di dalam hati tanpa memandang pada masing-masing individu (afrad), dan lafaz yang dimasuki alif lam  (ال) sama maknanya dengan alam jenis. Contoh: (الرَجُلُ خَيْرٌ مِنَ الْمَرْءَةِ). Alif lam  (ال) tersebut menjelaskan bahwa dzatnya laki-laki atau jenisnya laki-laki itu lebih baik (bagi kekuatan mental dan sebagainya) dari dzatnya perempuan.
B.    Alif Lam (ال) ziyadahdibagi menjadi 2 macam, yaitu:
1.     Alif Lam (ال) yang ditambah secara lazimah (tetap) pada lafaz yang sejak asal cetakannya sudah ada alif lam-nya.Contoh: (اللآت) (الآن) (الذين) (اللاتي)
2.     Alif Lam (ال) yang ditambah secara tidak tetap (ghairu lazimah)yaitu ada 3 yaitu:
                                        i.      Karena dharurat syair. Contoh: (وَلَقَدْ جَنَيْتُكَ أَكْمُوءًا أَوْ عَسَاقِلًا # وَلَقَدْ نَهَيْتُكَ عَنْ بَنَاتِ الأَوْبَرُ) bentuk asalnya (بنات أوبر) ditambahkan alif dan lam (ال)
                                       ii.      Alif Lam (ال) ziyadah untuk memandang nama asal. Alam manqul bisa kemasukan alif lam (ال) dengan tujuan untuk memandang pada lafaz atau maknanya sebelum dijadikan alam, dengan demikian alif lam-nya merupakan alif lam (ال) ziyadah, karena tidak menyebabkan ma’rifah walaupun membuang atau menyebutkannya hukumnya sama saja. Contoh:
a.   Lafaz (الفضل).Sebelum dijadikan alam asalnya adalah masdar yang bisa kemasukan alif lam (ال), dan juga melihat pada makna asalnya, yaitu agar orang yang diberi nama fadhil (yang artinya utama) menjadi orang yang memiliki keutamaan.
b.   Lafaz (الحارث). Sebelum dijadikan alam (nama) lafaz ini adalah isim fail yang bisa kemasukan alif lam (ال), dan juga melihat pada makna asalnya, yaitu agar orang yang diberi nama harits (petani) bisa hidup menjadi petani yang berhasil.
c.   Lafaz (النعمان). Lafaz ini kemasukan alif lam (ال) untuk melihat lafaz asalnya yaitu nama daerah, dan melihat asalnya adalah sifat merah yang selalu melekat (iltizaam) pada darah.
                                      iii.      Alif Lam Lil Ghalabah (ال للغلبة),yaitu isim yang pada asal cetaknya untuk umum, kemudian dalam penggunaannya menjadi khusus. Alam Ghalabah yang bersamaan dengan alif lam (ال), contoh: (العقبة) pada lafaz ini asal maknanya umum, yaitu untuk setiap jalan pegunungan yang menanjak yang sulit dilalui kemudian menjadi khusus yaitu jalan terjal yang ada di Mina, atau contoh lainnya yaitu lafaz (المدينة), lafaz ini asalnya umum untuk setiap kota kemudian dijadikan khusus yang mempunyai makna kota Al-Madinah Al-Munawarah.



PEMBAHASAN ILMU NAHWU TERLENGKAP : klik disini


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab


The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)


##########
 
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi  Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########