Pusat Belajar Bahasa Arab - Ilmu Alat : Sharaf (Bab Pembagian Fi'il Berdasarkan Waktu Kejadiannya)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Al-Azhariy


Materi & Soal - Nahwu, Sharaf, I'rab & TOAFL Tes Seleksi Timur Tengah


BAB 4 : PEMBAGIAN FI’IL BERDASARKAN WAKTU KEJADIANNYA
(أقسام الفعل من حيث زمن حدوث الفعل)

4.1. FI’IL MADHI (الفعل الماضي)
                Fi’il Madhi adalah fi'il yang menunjukkan kejadian di waktu lampau dari waktu berbicara.

4.2. TANDA-TANDA FI’IL MADHI (علامات الفعل الماضي)
A.     Dapat menerima Ta’ Fa’il,yaitu huruf Ta’ yang menunjukkan subjek/pelaku, yaitu: (قَرَأْتَ)[1] (قَرَأْتِ)[2] (قَرَأْتُ)[3] (قَرَأْتُمَا)[4] (قَرَأْتُمْ)[5] (قَرَأْتُنَّ)[6]
B.    Dapat menerima Ta’ Ta’nits Sakinah, yaitu huruf Ta’ yang menunjukkan arti perempuan dan berharakat Sukun. Contoh: (قَرَاَتْ).[7]
C.     Didahului oleh huruf Qad (قد), artinya sungguh.
D.    Didahului oleh huruf Idza (إِذَا), artinya apabila/jika. Contoh: (إِذَا تُرِكَتْ).[8]

4.3. FI’IL MUDHARI’ (الفعل المضارع)
                Fi’il Mudhari’ adalah fi'il yang menunjukkan kejadian pada waktu berbicara atau waktu sesudah berbicara (sedang atau akan). Contoh: (يَذْهَبُ).[9]

4.4. TANDA-TANDA FI’IL MUDHARI’ (علامات الفعل المضارع)
A.     Dimulai dengan huruf Mudhara’ah yang empat yaitu أ – ن – ي – ت disingkat menjadi أنيت.
1.     Huruf Mudhara’ah Hamzahdipakai untuk Mutakallim/pembicara/orang pertama tunggal/Aku. Contoh: (أَضْرْبُ)[10]
2.     Huruf Mudhara’ah Nun dipakai untuk Mutakallim Ma’al Ghair/pembicara/orang pertama Jamak/Kami. Contoh: (نَــضْرِبُ)[11]
3.     Huruf Mudhara’ah Ya’ dipakai untuk: (يـَـضْرِبُ)[12] (يـَـضْرِبَانِ)[13] (يـَـضْرِبُوْنَ)[14] (يَــضْرِبْنَ)[15]
4.    Huruf Mudhara’ah Ta’ dipakai untuk: (تَــضْرِبُ)[16] (تـَـضْرِبَانِ)[17] (تـَـضْرِبُوْنَ)[18] (تَــضْرِبِيْنَ)[19] (تـَـضْرِبْنَ)[20]
B.    Dapat kemasukan huruf:
1.     Huruf (س),artinya akan/sesaat lagi/dalam jangka waktu yang singkat akan. Contoh: (سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ).[21]
2.     Huruf (سوف), artinya akan/kelak tapi dalam jangka waktu yang masih sangat lama dan belum bisa ditentukan kapan waktunya. Contoh: (وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَى).[22]
3.     Huruf (لن),artinya tidak akan. Contoh: (قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنظُرْ إِلَيْكَ قَالَ لَن تَرَانِي).[23]
4.    Huruf (أن),artinya kalimat ini menjadikan fi’il sesudahnya mempunyai amal seperti Isim, maka bisa menjadi mubtada’, khabar, atau posisi apapun yang biasa ditempati oleh Isim, karena jika fi’il sudah kemasukan (أن) maka dia dinamakan Mashdar Mu’awwal. Contoh: (وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ).[24]
5.     Huruf (إن),artinya jika. Dalam ilmu Nahwu dinamakan (إن الشرطية). Contoh: (وَإِن يَتَفَرَّقَا يُغْنِ اللَّهُ كُلاًّ مِّن سَعَتِهِ).[25]
6.     Huruf (لَمْ), artinya belum. Contoh: (لَمْ يَقْرَأْ)[26]
7.     Huruf (ما النافية), yaitu sebutan kalimat yang berfungsi untuk mengubah kalimat positif menjadi negatif, yang berarti tidak. Contoh: (وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا).[27]
8.     Huruf (لام التوكيد), yaitu Lam yang berfungsi untuk meyakinkan sebuah kata, biasanya mempunyai arti benar-benar/amat/sangat. Contoh: (قَالَ إِنِّي لَيَحْزُنُنِي أَنْ تَذْهَبُوْا بِهِ).[28]
C.     Didahului oleh huruf Qad (قد), artinya kadang-kadang.

4.5. FI’IL AMR & TANDA-TANDANYA (فعل الأمر)
                Fi’il Amradalah Fi’il perintah pelaksanaan perintah setelah waktu berbicara atau diperintahkan.

4.6. TANDA-TANDA FI’IL AMR (علامات فعل الأمر)
A.     Menunjukkan perintah. Contoh: (اقْرأْ)[29]
B.    Dapat menerima Nun Taukid. Contoh: (اقْرَأَنَّ)[30]


[1] Kamu (laki-laki) telah menulis.
[2] Kamu (perempuan) telah menulis.
[3] Aku telah menulis.
[4] Kamu berdua (laki-laki/perempuan) telah menulis.
[5] Kalian (laki-laki) telah menulis.
[6] Kalian (perempuan) telah menulis.
[7] Dia (seorang perempuan) telah membaca.
[8] Jika dibiarkan.
[9] sedang pergi.
[10] Aku akan memukul.
[11] Kami akan memukul.
[12] Dia (laki-laki) akan memukul.
[13] Dia berdua (laki-laki-perempuan) akan memukul.
[14] Mereka (laki-laki) akan memukul.
[15] Mereka (perempuan) akan memukul.
[16] Kamu (laki-laki/perempuan) akan memukul.
[17] Kamu berdua (laki-laki/perempuan)/dia berdua (perempuan) akan memukul.
[18] Kamu sekalian (laki-laki) akan memukul.
[19] Kamu (perempuan) akan memukul.
[20] Kamu sekalian (peremuan) akan memukul.
[21] Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
[22] Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).
[23]Berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau.” Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku.
[24] Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
[25] Jika keduanya bercerai, maka Allah akan memberi kecukupan kepada masing-masingnya dari limpahan karunia-Nya.
[26] Dia belum membaca.
[27] Dan tidak seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.
[28] Nabi Ya’qub berkata: “Sesungguhnya kepergian kalian bersama Yusuf benar-benar menyedihkanku.”
[29]Bacalah!
[30]Sungguh, bacalah!



PEMBAHASAN ILMU SHARAF TERLENGKAP : klik disini


Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab


The Indonesiana Center - Markaz BSI (Bait Syariah Indonesia)

########## 
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi  Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########