Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Hestya
BAB 41 : AL-ISTIGHATSAH (الاستغاثة)
41.1. PENGERTIAN (تعريف الاستغاثة)
Istighatsah merupakan salah satu jenis Nida’ (panggilan/kata seru) yaitu menyeru pihak kedua agar membebaskan dari hal yang tidak diinginkan yang telah terjadi (contoh: يَا لَلنَّاس لِلْغَرِيْقِ),[1]atau menyerunya untuk menolak suatu yang tidak diinginkan agar tidak terjadi (contoh: يا للحراس للأعداء).[2]Lafaz (يَا لَلنَّاسَ) dan (يَا لَلْحَرَاسَ) dinamakan mustaghats bih (yang dimintai tolong), sedangkan lafaz (للغريق) dan (للأعداء) dinamakan mustaghats lahu/li ajlihi (yang menerima pertolongan).
41.2. RUKUN-RUKUN AL-ISTIGHATSAH (أركان الاستغاثة)
A. Mustaghats hukumnya selain harus mutlak mu’rab, wajib di-jar-kan dengan Lam huruf Jar yang dibaca fathah. Karena untuk membedakan pada lam yang masuk pada Mustaghats-lah yang dibaca jar. Contoh: (يَا لِلْمُرْتَضَى لِلْمُسْلِمِيْنَ) (يَااللهِ لِلْمُسْلِمِيْنَ).[3]
B. Harus menggunakan huruf Nida’ (يا) bukan yang lainnya.
C. Isim yang menjadi mustaghats bih (yang dimintai tolong) di-jar-kan oleh lam berharakat fathah selamanya, kecuali pada mustaghats lain yang athaf pada mustaghats pertama dengan tanpa mengulang huruf Nida’ (يا). Contoh: (يا لَلعلماء ولِلمصلحين لِلشباب).[4]Lafaz (المصلحين) asalnya bukan merupakan mustaghats, karena tidak ada huruf Nida’ padanya, akan tetapi ia telah di-athaf-kan pada lafaz (العلماء) maka makna istighatsah juga dikandungnya. Apabila pada ma’thuf-nya mengulang kata (يا), maka wajib Lam-nya berharakat fathah. Contoh: (يا لَلوعاظ ويا لَلخطباء لِظاهرة السَّهَرِ).[5]
D. Isim yang menjadi mustaghats lahu (yang menerima pertolongan) di-jar-kan oleh huruf Lam berharakat kasrah atau oleh huruf min.Contoh: (يا لَلقاضي من شاهد الزور).[6]
41.3. KETENTUAN-KETENTUAN LAINNYA (الضوابط الأخرى للاستغاثة)
A. Boleh membuang Lam Mustaghats dan diganti dengan Alif.Contoh: (يَا لِزَيْدٍ) boleh diucapkan (يَازَيْدًا). Dan tidak boleh mengumpukan antara Alif dan Lam. Contoh: (يَا لَزَيْدًا). Dan mustaghats tidak memakai keduanya, contoh: (أَلَا يَاقَوْمِ لِلعَجَبِ العَجِيْبِ).[7]
B. Sesuatu yang dikagumi (muTa’ajjub minhu) hukumnya seperti mustaghats,yaitu: di-jar-kan dengan Lam yang dibaca fathah, Lam-nya boleh dibuang dan diganti alif. Contoh: (ياللماء).[8] Apabila mustaghats atau muTa’ajjub minhu ditemukan dengan alif, maka ketika waqaf boleh diletakkan ha’ sakinah. Contoh: (يَا زَيْدَاهْ).
[3] Hai minta tolong pada Sayyidina Ali yang bergelar Al-Murtadha (orang yang diridhai) untuk menyelematkan orang-orang Islam/Hai minta tolong pada Allah untuk menyelamatkan orang Islam.
Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab
##########
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########

