Al-Faqiir ilaa Ridhaa Rabbihi Wahyu Hestya
BAB 38 : AT-TANAZU’ (التنازع)
38.1. PENGERTIAN (تعريف)
Pengertian Tanazu’ menurut bahasa adalah pertentangan. Pengertian Tanazu’ menurut istilah Ilmu Nahwu adalah dua Amil menghadapi satu ma’mul. Contoh: (سَمِعْتُ وَرَأَيْتُ القَارِئَ).[1]Masing lafaz (سمعت) dan (رأيت) bertentangan menurut lafaz (القارئ) sebagai maf’ul bih-nya. Tidak ada perbedaan antara kedua Amil baik berupa dua Fi’il seperti contoh diatas, atau dua Isim ataupun campuran. Contoh kedua amil berupa dua Isim: (أنا سامعٌ ومشاهدٌ القارئ).[2]Contoh kedua amil campuran berupa Isim Fi’il dan Fi’il, Firman Allah: (هآؤم اقرءوا كتابيه).[3]Amil pertama berupa Isim Fi’il Amr yaitu lafaz (هآؤم) sinonim dengan lafaz (خذ) (ambillah) huruf Mim tanda Jamak. Amil kedua berupa Fi’il Amr yaitu lafaz (اقرءوا).
38.2. SYARAT-SYARAT TANAZU’ (شروط التنازع)
A. Harus dikedepankan dari Ma’mul-nya. Maka tidak dinamakan Tanazu’ apabila kedua Amil diakhirkan. Contoh: (زيد قام وقعد).[4]Masing-masing Fi’il mempunyai dhamir sebagai ma’mul-nya yang merujuk pada Isim yang berada di depannya yaitu lafaz (زيد).
B. Diantara dua Amil harus ada Irthibath (hubungan) baik secara Athaf atau semacamnya.Dan tidak pula dinamakan tanazu’ apabila antara dua Amil tidak terdapat irthibath. Contoh: (قام قعد زيد). Dengan demikian apabila terdapat dua Amil mencukupi syarat disebut Tanazu’, maka salah satu Amil beramal pada Isim Zhahir. Sedangkan Amil yang lain beramal pada Dhamir Isim Zhahir tsb atau disebut Amil Muhmal. Mengenai hal ini tidak ada khilaf antara Ulama Bashrah dan Kufah. Namun yang menjadi ikhtilaf dalam bab Tanazu’ ini adalah dalam hal mana yang lebih utama beramal antara Amil yang pertama dengan Amil yang kedua. Ulama Bashrah memilih Amil kedua beramal karena dekatnya dengan Isim Ma’mul. Sedangkan Ulama Kufah memilih Amil pertama beramal karena ia dikedepankan.
38.3. KETENTUAN-KETENTUAN LAINNYA (الضوابط الأخرى)
A. Terkadang Tanazu’ terjadi antara lebih dari dua Amil.Dan terkadang Mutanaza’ Fih (ma’mul tanazu’) lebih dari satu.
1. Contoh Tanazu’ antara tiga Amil: (يَجْلِسُ وَيَسْمَعُ وَيَكْتُبُ المُتَعَلِّمُ).[5]Masing-masing dari lafaz (يجلس - يسمع - يكتب) menuntut lafaz (المتعلم) sebagai Fa’il-nya.
2. Contoh Tanazu’ antara tiga Amil di dalam isim Mutanaza’ Fih lebih dari satu.Nabi bersabda: (تسبحون وتحمدون وتكبرون خلف كل صلاة ثلاثا وثلاثين).[6]Lafaz (خلف) di-nashab-kan sebagai Zharaf dan lafaz (ثلاثا وثلاثين) di-nashab-kan sebagai Maf’ul Muthlaq. Masing-masing ketiga Amil menuntut pengamalan terhadap masing-masing dua Ma’mul.
B. Tanazu’ berupa kalimah isim, dengan syarat isim yang menyerupai fi’il di dalam amal-nya.
C. Kedua amil yang Tanazu’ berbeda. Contoh: (1) Isim Fa’il dan Fi’il. Contoh: (هَاؤُمْ اقْرَؤُوْا كِتَابِيَهْ); (2) Fi’il dan Mashdar. Contoh: (إِنِّي لَقَيْتُ فَلَمْ أُحِبُّ عَنِ الضَرْبِ زَيْدًا).[11]
[3]Ambillah, bacalah kitabku (ini).
[5] Pelajar itu duduk, mendengar dan menulis.
[11] Ambil dan bacalah kitabku/Sesungguhnya saya telah bertemu, maka saya tidak keberatan memukul Zaid.
Wallahu Subhaanahu wa Ta’aala A’lamu Bi Ash-Shawaab
##########
BIMBINGAN MASUK UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Lebanon / Lebanon - Maroko / Maroko - Mesir / Mesir- Pakistan / Pakistan - Sudan / Sudan - Qatar / Qatar - Saudia Arabia / Arab Saudi Tunisia / Tunisia - Suriah - Yaman / Yaman - Turki - Yordania / Yordania BIMBINGAN BELAJAR MASUK GONTOR : Putra - Putri CONTOH SOAL TES SELEKSI UNIVERSITAS TIMUR TENGAH : Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2014 - Tahun 2015 - Tahun 2016 - Tahun 2017 BELAJAR ILMU KEISLAMAN : Rumah Tahfidz - Ilmu Keislaman - Kursus Bahasa Arab PINTAR TOAFL : Panduan (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Sima'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Qira'ah (1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8) Tarakib (1 / 2 / 3 / 4 / 5) Kitabah (1 / 2 / 3) Kunci Jawaban (1 / 2 / 3 / 4) KAMUS BAHASA ARAB : Idiom (1) BAB KEILMUAN ISLAM : Artikel Bebas - Tafsir - Ulumul Qur'an - Hadis - Ulumul Hadis - Fikih - Ushul Fikih - Akidah - Nahwu - Sharaf - Balaghah - Tarikh Islam - Sirah Nabawiyah - Tasawuf/Adab - Mantiq
##########

